5 Strategi Agar Negosiasi Berjalan Lancar

Negosiasi merupakan salah satu proses terpenting untuk mendapatkan sesuatu, atau dalam dunia bisnis untuk mendapatkan sales. Ketika sedang melakukan negosiasi, pastikan poin yang kamu utarakan adalah benar adanya. Jika dasarnya saja memang sudah ‘benar’, maka targetpun akan dengan mudah dicapai. Satu hal yang tidak kalah penting, buatlah diri kamu selalu tampak profesional di depan mereka. Yuk, langsung saja kita jelaskan sedikit tentang bagaimana melakukan negosiasi tanpa harus berlaku kasar : http://trolleytroli.com/category/trolley

  • Hati-Hati dengan Nada BicaramuPenelitian menemukan bahwa suara seseorang saat berbicara menentukan bagaimana pesannya dapat tersampaikan dengan baik. Dan perlu kamu ketahui, bahwa nada atau suara seseorang bahkan lebih penting jika dibandingkan dengan pesan itu sendiri.
    Perlu kamu perhatikan, jika nada suaramu mulai meninggi, bisa jadi ada 2 kemungkinan: pertama, kamu terlalu excited tentang topik pembicaraannya. Atau yang kedua, kamu malah menggebu karena tidak setuju dengan arah topik pembicaraan. Jadi, ketika kamu merasa seperti itu, alangkah baiknya diam sejenak untuk mengatur nada bicaramu selanjutnya.  http://rayarakminimarket.com/jual-troli-murah
  • Hindari Kata-Kata yang Kurang MeyakinkanCalon klien kamu bisa jadi ragu terhadap kredibilitas perusahaanmu, jika pada saat negosiasi tidak berjalan lancar. Hal ini bisa saja terjadi jika saat negosiasi, kamu mengeluarkan kata hubung seperti “uhm”, “ah”, “uh” dan lain sebagainya. Selain menghilangkan kredibilitas perusahaanmu, kata-kata gumaman seperti itu juga akan merusak momen proses negosiasi yang tengah berlangsung.
    Hasil studi mengatakan bahwa penggunaan kata sepeti itu, akan mengurangi nilai worth-to-buying produk/jasa kamu. Jadi, berhati-hatilah. http://bolobeli.com
  • Lakukan risetRiset ini sangat perlu dilakukan sebelum proses negosiasi dilakukan. Selain untuk memperkuat argumen yang telah kamu miliki, riset juga dapat membantu menunjukkan betapa profesional-nya kamu dan perusahaan ketika melakukan presentasi. Dan ingat, riset ini tidak melulu tentang data. Kamu juga bisa cari tau tentang visi misi mereka, sehingga pada saat melakukan negosiasi kamu akan menyesuaikan dengan profil si calon klien. http://boxobral.com
  • Jangan Terlalu ‘Personal’Ketika si calon klien mulai menunjukkan rasa ke-tidak tertarik-an, maka kamu harus hati-hati dalam menanggapinya. Jika sudah sampai pada titik ini, biasanya mereka akan segera ingin mengakhiri sesi negosiasi. Jangan panik, berfokuslah pada hal-hal yang memang menjadi inti pembicaraan kamu dan calon klien. Fokus pada fakta yang ada, jangan ke personalitas orang tersebut ataupun diri kamu. Jika si klien berbicara di luar fokus yang ada, cobalah hindari dan kembalikan fokus pembicaraan ke arah sebenarnya. Don’t be personal talk. http://jualtroli.com
  • Perhatikan Bahasa TubuhmuSaat berbicara, baik secara sadar maupun tidak, pasti ada beberapa bagian tubuh yang mengikuti pergerakan saat kamu berbicara. Pada saat negosiasi, -dalam situasi ditolak- dapat dipastikan ekspresi wajahmu akan berubah, cobalah untuk mengontrolnya agar tidak terlalu tampak saat berbicara. Saat berbicara dengan klien, hindari memegang sesuatu seperti tas atau apapun yang dapat membuatmu semakin terlihat gugup. Jika kamu ingin menolak secara halus, cukup mengangguk dan tersenyum, cara ini merupakan cara yang paling mudah untuk penolakan pendapat. Nah, giliran kamu yang berbicara mulailah ungkapkan apa yang kamu rasakan.Ini hanyalah segelintir cara agar negosiasi yang kamu lakukan dengan calon klien dapat berjalan lancar. Apakah kamu memiliki strategi lain? Write a comment below and give us your brilliant ideas. 

http://trolleytroli.com/category/trolley

 

One Comment

  1. tiang-antrian August 16, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *